Skip to content
  • ABOUT US
  • OUR SERVICES
  • MEDIA PARTNERS
  • TALENT MANAGEMENT
    • OUR TALENT
  • NEWS
    • WE’RE HIRING
  • ABOUT US
  • OUR SERVICES
  • MEDIA PARTNERS
  • TALENT MANAGEMENT
    • OUR TALENT
  • NEWS
    • WE’RE HIRING
  • ABOUT US
  • OUR SERVICES
  • MEDIA PARTNERS
  • TALENT MANAGEMENT
    • OUR TALENT
  • NEWS
    • WE’RE HIRING

Menerapkan Visualisasi Creative Campaign dengan Media Kreatif

February 21, 2023

Proses visualisasi creative campaign perlu keputusan yang tepat. Apakah akan melakukan visualisasi secara online, offline, atau mungkin keduanya. Ada beberapa hal yang sebaiknya Anda pertimbangkan sebelum melakukan visualisasi tersebut.

Contohnya, Anda sudah punya ide kampanye yang lucu, bagaimana melakukan visualisasi untuk ide tersebut agar kesan lucu atau jenaka tidak tereduksi? Tentu, dalam pemilihan media kreatif yang menentukan hasil nantinya.

1. Identifikasi Tujuan Creative Campaign Anda

Kampanye kreatif menjadi sangat penting karena berpengaruh langsung pada tujuan brand. Identifikasi apa tujuan Anda melakukan kampanye tersebut, hal ini akan membantu dalam menentukan jenis media kreatif yang paling cocok.

2. Visualisasi Creative Campaign dengan Media yang Tepat

Selanjutnya, pilih media kreatif yang sesuai dengan tujuan kampanye Anda. Contoh media kreatif antara lain: video, poster, infografis, video pendek, artikel/narasi, bahkan live streaming.

3. Mengaplikasikan Ide Menarik ke Campaign

Buat dan siapkan konsep kreatif yang menarik. Dengan kata lain, konsep tersebut haruslah menonjol, yang dapat menyita perhatian target audiens Anda.

4. Proses Visualisasi Kreatif

Elemen visual seperti jenis font, warna, tata letak, dan grafis lainnya harus serasi dengan tema kampanye Anda. Masing-masing elemen memiliki ‘kekuatan’ tersendiri. Misalnya elemen warna, perpaduan antara satu warna dengan warna lainnya, berpengaruh pada anggapan dan psikologis target audiens.

5. Memilih Platform untuk Promosi Creative Campaign

Beberapa platform yang umum digunakan pelaku kreatif untuk mempromosikan kampanye mereka antara lain: media sosial (bisa Instagram, TikTok, Facebook, Twitter), situs web (bisa website brand sendiri, media daring, content placement), atau Youtube. Anda juga sah-sah saja menggunakan semua platform yang tersedia jika memang brand butuhkan.

6. Mencatat Evaluasi Creative Campaign

Setelah kampanye terealisasi, apakah tujuan creative campaign yang sudah disusun sebelumnya tercapai? Apakah ada yang perlu pembenahan dan perbaikan? Mana hal yang perlu peningkatan agar lebih menonjol?

Evaluasi dalam visualisasi creative campaign akan berguna di masa mendatang. Yaitu sebagai acuan pembuatan kampanye berikutnya untuk brand atau perusahaan.

Let's Work Together

Make Your Viral Campaign

Call Us

Contact

Get In Touch

Email : [email protected]

Phone +62 2139700292

 

Quicklinks

Menu
  • ABOUT US
  • OUR SERVICES
  • MEDIA PARTNERS
  • TALENT MANAGEMENT
    • OUR TALENT
  • NEWS
    • WE’RE HIRING

Location

Instagram Linkedin